Di pasar obligasi, surat utang pemerintah AS pulih setelah lonjakan harga minyak pada Senin memicu kekhawatiran inflasi dan memunculkan spekulasi bahwa bank sentral Eropa bisa memperketat kebijakan pada akhir tahun ini.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 2,3 basis poin menjadi 4,109 persen. Pelaku pasar juga menunda perkiraan waktu pemangkasan suku bunga The Federal Reserve, dengan penurunan pertama kini diperkirakan baru terjadi pada Juli, menurut alat FedWatch milik CME Group.
Analis ING mengatakan imbal hasil obligasi masih berada pada level yang mengkhawatirkan.
“Kami memperkirakan imbal hasil nominal akan turun sementara sebagai bagian dari reversal trade. Namun jangan berharap reli struktural yang besar pada obligasi,” tulis mereka dalam catatan kepada klien.
ING menambahkan, “Inflasi masih menjadi tantangan yang jelas, dan ekonomi memang melemah tetapi belum keluar dari permainan.”