sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEEF Jajaki Bisnis Peternakan Sapi Perah

Market news editor Rahmat Fiansyah
28/08/2026 02:00 WIB
PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) tengah menjajaki bisnis baru yakni peternakan sapi perah (dairy farm).
PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) tengah menjajaki bisnis baru yakni peternakan sapi perah (dairy farm). (Foto: Ist)
PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) tengah menjajaki bisnis baru yakni peternakan sapi perah (dairy farm). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) tengah menjajaki bisnis baru yakni peternakan sapi perah (dairy farm). Langkah ini sebagai bentuk diversifikasi dengan tetap fokus pada bisnis utama di sektor daging sapi.

"Perseroan masih mempelajari usaha baru, khususnya dairy farm," kata manajemen PT Estika Tata Tiara Tbk dalam Risalah Paparan Publik Insidentil dikutip Kamis (27/8/2026).

Perseroan menyatakan, saat ini pemasaran produksi susu yang telah dikelola perseroan masih masuk dalam level koperasi di Purwokerto, Jawa Tengah. Di koperasi setempat, kapasitas produksinya mencapai 21 ton liter per hari.

Perseroan masih fokus untuk menggarap bisnis yang sedang berkalan yakni perdagangan atau distribusi daging, penggemukan sapi, gudang pendingin (cold storage), dan pengolahan makanan (food processing) dengan merek Kibif dan Bell.

Pada 2026, BEEF juga tetap fokus untuk mengembangkan usaha, termasuk peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional pada bisnis-bisnis tersebut.

Untuk penggemukan sapi, BEEF saat ini mengelola sekitar 3.000 ekor di mana pada tahun ini, perseroan mendapatkan kuota impor 9.000 ekor sapi. Saat ini, kuota impor tambahan tengah diupayakan agar proses penggemukan dapat lebih berjalan maksimal.

Sepanjang Januari-Juni 2026, perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp2,38 triliun, turun 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,45 triliun.

Segmen distribusi dan penjualan masih menjadi penopang utama penjualan BEEF dengan porsi 99,9 persen. Sementara 0,01 persen sisanya disumbang oleh segmen pengolahan makanan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement