Untuk penggemukan sapi, BEEF saat ini mengelola sekitar 3.000 ekor di mana pada tahun ini, perseroan mendapatkan kuota impor 9.000 ekor sapi. Saat ini, kuota impor tambahan tengah diupayakan agar proses penggemukan dapat lebih berjalan maksimal.
Sepanjang Januari-Juni 2026, perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp2,38 triliun, turun 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,45 triliun.
Segmen distribusi dan penjualan masih menjadi penopang utama penjualan BEEF dengan porsi 99,9 persen. Sementara 0,01 persen sisanya disumbang oleh segmen pengolahan makanan.
(Rahmat Fiansyah)