IDXChannel – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menunjukkan ketahanan di tengah tekanan yang melanda pasar saham domestik.
Sejak awal tahun 2026, harga saham emiten asuransi umum anak usaha Pertamina tersebut masih mencatatkan kenaikan sebesar 7,3 persen ketika mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia menghadapi tekanan jual.
Kinerja tersebut jauh mengungguli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah terkoreksi sekitar 40 persen sejak awal tahun. Saham TUGU juga menunjukkan performa lebih baik dibandingkan indeks sektoral IDXFinance yang mengalami penurunan sekitar 24 persen sepanjang periode yang sama.
Ketahanan saham TUGU semakin terlihat pada perdagangan Jumat, ketika IHSG mengalami tekanan tajam menyusul pengumuman MSCI yang memicu sentimen negatif di pasar.
Di tengah kondisi tersebut, nilai transaksi saham TUGU justru menembus Rp31 miliar, atau sekitar 10 kali lipat dibandingkan rata-rata nilai transaksi hariannya dalam kondisi normal.