Sementara itu, penjualan alat berat Komatsu juga turun 27 persen secara tahunan atau hanya mencatatkan penjualan sebanyak 1.994 unit.
Manajemen menjelaskan, pelanggan di segmen alat berat saat ini cenderung memprioritaskan optimalisasi alat yang telah dimiliki seiring meningkatnya kapasitas produksi. Investasi alat berat baru akan dilakukan setelah utilisasi seluruh alat yang tersedia mencapai tingkat optimal.
Meski permintaan masih menghadapi tekanan, UNTR masih mempertahankan target penjualan alat berat Komatsu sepanjang 2026 sebesar 4.000 unit.
"Perseroan terus memantau perkembangan permintaan alat berat ke depan, terutama setelah adanya revisi kenaikan RKAB batu bara nasional yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas pertambangan dan utilisasi alat berat," tutur manajemen.
Beban Naik, Laba Tertekan Faktor Non-Recurring
Dari sisi beban, kenaikan beban umum dan administrasi pada semester I-2026 terutama berkaitan dengan pembayaran non-recurring item terkait kegiatan sebelumnya di kawasan hutan. Pembayaran ini berhubungan dengan Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) di tambang nikel Stargate.