IDXChannel - PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) berencana menggelar penambahan modal dengan skema rights issue seiring transformasi bisnis perseroan ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT).
Dalam aksi korporasi tersebut, SOFA akan menerbitkan sebanyak 50 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham.
Berdasarkan prospektus, Selasa (14/4/2026) seluruh dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, baik di tingkat induk maupun anak usaha, guna mendukung pengembangan bisnis ke depan.
Manajemen SOFA meyakini penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) tersebut memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan, melalui penguatan struktur permodalan serta peningkatan posisi kas untuk memenuhi kebutuhan operasional.
Sehubungan dengan rencana tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026.
Sebagai informasi, bisnis SOFA beralih ke sektor energi terbarukan setelah diakuisisi oleh PT Asia Investment Capital (AIC).
Pasca akuisisi, fokus bisnis perseroan diarahkan pada pengembangan sektor energi. SOFA menargetkan pelepasan bisnis furnitur dapat dilakukan pada kuartal I-2026. Saat ini, perseroan masih melakukan kajian, termasuk menghitung valuasi atas lini usaha tersebut.
Di sisi lain, perseroan juga membentuk konsorsium bersama sejumlah mitra untuk mengikuti tender proyek waste-to-energy yang digelar oleh Danantara.
Adapun mitra dalam konsorsium tersebut meliputi Hunan Construction Engineering Group Co, Kintan Usahasama Sdn Bhd, serta PT Parivarta Energi Nusantara (PEN), di mana SOFA terlibat melalui anak usahanya tersebut.
(DESI ANGRIANI)