AALI
11175
ABBA
98
ABDA
7025
ABMM
750
ACES
1565
ACST
354
ACST-R
0
ADES
1700
ADHI
1315
ADMF
8450
ADMG
175
ADRO
1175
AGAR
416
AGII
1260
AGRO
1165
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
82
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3720
AKSI
760
ALDO
440
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
334
Market Watch
Last updated : 2021/03/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.18
-0.26%
-1.33
IHSG
6248.47
-0.16%
-10.28
LQ45
940.24
-0.12%
-1.13
HSI
28540.83
-1.92%
-557.46
N225
28743.25
-0.42%
-121.07
NYSE
0.00
-100%
-14959.40
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,365
Emas
784,444 / gram

BI Menilai Inflasi Inti November 2020 Relatif Stabil

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Rabu, 02 Desember 2020 13:15 WIB
Bank Indonesia (BI) merilis angka Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2020 dengan inflasi 0,28% (mtm).
BI Menilai Inflasi Inti November 2020 Relatif Stabil. (Foto: Ist)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) merilis angka Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2020 dengan inflasi 0,28% (mtm). Inflasi inti November 2020 tercatat 0,06% (mtm), relatif stabil dibandingkan dengan inflasi Oktober 2020 sebesar 0,04% (mtm).

Dalam keterangan resmi Bank Indonesia (BI), Rabu (2/12/2020), Inflasi inti yang tetap rendah dipengaruhi oleh kenaikan inflasi kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki, kesehatan, dan pendidikan, di tengah deflasi komoditas emas perhiasan sejalan dengan perlambatan harga emas dunia.

Sementara itu secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 1,67% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi Oktober 2020 sebesar 1,74% (yoy). Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target, harga komoditas dunia yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.

Kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,16% (mtm), setelah mengalami deflasi berturut-turut pada empat bulan sebelumnya. Perkembangan ini terutama didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara sejalan dengan permintaan yang mulai meningkat.

Sedangkan di sisi lain, tekanan inflasi tertahan oleh deflasi komoditas tarif listrik sebagai dampak penyesuaian tarif listrik pada golongan pascabayar. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD