Dari sisi permodalan, CIMB menilai BNGA memiliki ruang untuk mengoptimalkan modal.
Rasio common equity tier 1 (CET1) BNGA mencapai 23 persen, sehingga terdapat potensi penurunan rasio menuju sekitar 20 persen, meski belum ada target resmi yang ditetapkan.
Sementara itu, MBSB Investment Bank Bhd memperkirakan CIMB saat ini menguasai 92,5 persen saham BNGA.
Dengan asumsi privatisasi dilakukan pada harga Rp1.550 per saham, nilai transaksi untuk membeli saham yang belum dimiliki CIMB diperkirakan mencapai Rp2,95 triliun atau sekitar 670 juta ringgit Malaysia.
Jika menggunakan premi 30 persen terhadap harga tersebut, nilai pembelian diperkirakan meningkat menjadi Rp3,84 triliun atau sekitar 871 juta ringgit Malaysia.