Dari sisi neraca, aset BSDE tercatat sebesar Rp79,27 triliun, tumbuh 4,27 persen. Ekuitas juga naik 11,3 persen menjadi Rp52,67 triliun dengan posisi kas dan setara kas mencapai Rp10,28 triliun hingga akhir 2025.
Perseroan juga mempertahankan struktur permodalan yang sehat dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 8,68 persen. Angka ini memberikan landasan yang kuat bagi BSDE untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Dalam catatan IDX Channel, BSDE terakhir kali membagikan dividen kepada pemegang saham pada 2017. Alhasil, posisi saldo laba terus menumpuk hingga Rp33,6 triliun pada akhir 2025, setara 13 kali dari laba tahunan BSDE.
(Rahmat Fiansyah)