Adapun pola pengeboran yang diterapkan berupa stratigraphy additional drilling dengan jarak antarjalur sekitar 250 hingga 500 meter untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai susunan lapisan batuan.
Kegiatan pengeboran akan dikerjakan oleh PT Mitrajasa Sentosa Cemerlang (MJSC) menggunakan satu unit rig bor Jackro 300 dengan pipa HQ. Pelaksanaan eksplorasi akan didukung tim geologi yang terdiri atas wellsite geologist, supervisor geologist, asisten geologist, serta senior geologist dari kantor pusat.
Sementara itu, entitas anak perseroan, PT Antang Gunung Meratus (AGM) telah merealisasikan biaya eksplorasi sebesar Rp552,59 juta pada kuartal II-2026.
Biaya tersebut lebih rendah dibandingkan rencana karena produktivitas pengeboran berjalan lancar tanpa kendala operasional, seperti longsoran lubang bor (hole collapsed), kehilangan sirkulasi air (water loss), maupun batang bor tersangkut (rod stuck).
Kegiatan eksplorasi AGM berlokasi di Blok 2, Blok 3N, dan Blok 4 Warutas yang mencakup wilayah Desa Batulaki dan Desa Malilingin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
(DESI ANGRIANI)