sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Beragam, Investor Cerna Data Inflasi AS dan Gejolak Obligasi

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
01/10/2026 09:13 WIB
Bursa saham Asia beragam pada perdagangan Kamis (1/10/2026), seiring investor mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan.
Bursa Asia Beragam, Investor Cerna Data Inflasi AS dan Gejolak Obligasi. (Foto: TSE)
Bursa Asia Beragam, Investor Cerna Data Inflasi AS dan Gejolak Obligasi. (Foto: TSE)

Di sisi lain, investor mencerna data inflasi AS yang menunjukkan kenaikan harga pada Agustus lebih rendah dari perkiraan.

Data tersebut mendorong pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Oktober.

 Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga pada bulan ini turun menjadi 38 persen dari 50 persen sehari sebelumnya.

Ekspektasi tersebut turut didukung pernyataan Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams yang mengatakan tidak melihat adanya urgensi untuk kembali menaikkan suku bunga.

Namun, tekanan di pasar obligasi belum mereda. Imbal hasil (yield) US Treasury 10 tahun sempat menyentuh 5,306 persen, level tertinggi sejak Juni 2007.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement