Di kawasan Asia Tenggara, indeks Straits Times Index Singapura naik tipis 0,15 persen. Sementara itu, indeks CSI 300 China menguat 0,68 persen.
Namun, pergerakan positif belum merata. Indeks Shanghai Composite terkoreksi 0,18 persen, sedangkan indeks Hang Seng Index Hong Kong turun 1,43 persen. Bursa Australia juga melemah, dengan indeks S&P/ASX 200 berkurang 0,35 persen.
Pergerakan bursa Asia mengikuti Wall Street yang berakhir campuran pada perdagangan Rabu (24/6).
Bursa saham Amerika Serikat (AS) sempat menguat di awal perdagangan, tetapi kehilangan momentum pada paruh kedua sesi akibat aksi ambil untung investor.
Kekhawatiran terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga kembali muncul setelah data inflasi terbaru menunjukkan tekanan harga yang belum sepenuhnya mereda.