Keduanya memang turun dari puncak intraday, tetapi masih mencatat kenaikan lebih dari 40 persen sepanjang bulan ini.
Di sisi lain, won Korea Selatan menguat seiring pelemahan dolar AS menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang diperkirakan menahan suku bunga. Sentimen ini turut membantu menjaga stabilitas pasar.
Dari kawasan lain, indeks ASX 200 Australia naik tipis 0,22 persen dan STI Singapura menguat 0,69 persen. Sebaliknya, Shanghai Composite turun 0,22 persen dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,10 persen.
Pasar global sebelumnya juga ditutup menguat untuk hari kedua berturut-turut, dengan sektor energi memimpin kenaikan di Wall Street.
Fokus investor kini tertuju pada arah kebijakan bank sentral global, di tengah risiko inflasi akibat lonjakan harga energi.