IDXChannel – Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Kamis (13/8/2026) setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) sesuai ekspektasi, meredakan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.
Di sisi lain, harga minyak masih bertahan di sekitar USD80 per barel di tengah kebuntuan pembicaraan Washington dan Teheran untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk.
Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,97 persen, dengan saham Korea Selatan memimpin penguatan setelah indeks KOSPI melonjak 4,11 persen.
Indeks Nikkei Jepang juga menguat 1,60 persen, sementara Shanghai Composite naik 0,43 persen. Kontrak berjangka (futures) S&P 500 tercatat naik tipis 0,02 persen.
Data menunjukkan harga konsumen AS meningkat 0,1 persen pada Juli, sesuai dengan ekspektasi pasar.