IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Rabu (3/6/2026), didorong reli saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang berlanjut, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian investor.
Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,55 persen ke level 68.440,50 pada sesi pagi, sekaligus menembus level psikologis 68.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kenaikan ini terjadi hanya dua hari setelah indeks acuan Jepang tersebut menembus level 67.000.
Sementara itu, indeks Topix menguat 1,80 persen.
Analis Nomura Securities, Maki Sawada, mengatakan saham semikonduktor dan perusahaan yang terkait dengan AI kembali menjadi pendorong utama pasar setelah mendapat sentimen positif dari Wall Street.
"Didukung ekspektasi permintaan yang tetap kuat, kenaikan saham-saham terkait AI terus menopang reli pasar," ujar Sawada, seperti dikutip Reuters.
Penguatan juga terlihat di sejumlah bursa utama Asia lainnya. Indeks Shanghai Composite China naik 0,13 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,61 persen, dan Straits Times Index (STI) Singapura menguat 0,88 persen.