IDXChannel - Bursa Asia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (29/9/2026), melanjutkan tekanan dari sesi sebelumnya.
Kenaikan imbal hasil obligasi global dan harga minyak kembali membebani sentimen investor karena memicu kekhawatiran inflasi serta ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi.
Di Jepang, Nikkei 225 turun 1,07 persen, sedangkan indeks Topix melemah 1,64 persen.
Pelemahan tersebut memperpanjang penurunan pada sesi sebelumnya, seiring kenaikan yield obligasi global yang meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi yang didorong oleh energi dapat membuat bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.
Mengutip Reuters, sentimen negatif juga mengikuti penurunan Wall Street pada perdagangan Senin (28/9). Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun kembali menembus 5,2 persen, sementara yield tenor 30 tahun berada di sekitar 5,55 persen.