Indeks Nikkei Jepang naik 0,53 persen, sedangkan Kospi Korea Selatan menguat 1,14 persen.
Shanghai Composite naik 0,22 persen dan STI Singapura menguat 0,33 persen.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,13 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,29 persen.
Sentimen pasar tetap berhati-hati karena harga minyak masih berada di level tinggi setelah kekhawatiran terhadap pasokan energi meningkat menyusul serangan rudal dan drone kelompok Houthi ke Arab Saudi.
Harga minyak mentah AS naik 0,8 persen menjadi USD94,96 per barel. Sementara itu, minyak Brent naik menjadi USD106,6 per barel.
"Setelah aksi jual di kawasan yang dipimpin saham chip pada kemarin, pelaku pasar akan mencermati apakah gejolak di sejumlah indeks utama mulai mereda. Situasi geopolitik global dan dampaknya terhadap pasar energi juga tidak akan membantu," kata analis Capital.com Kyle Rodda, seperti dikutip Reuters.