Prospek suku bunga yang lebih tinggi menekan saham Oracle, CoreWeave dan sejumlah perusahaan AI lain yang sensitif terhadap biaya pendanaan.
Analis JPMorgan mengatakan meski aksi jual awal dipicu oleh data inflasi AS yang lebih panas dari perkiraan, sektor teknologi menjadi pendorong utama pelemahan pasar.
Risiko pembiayaan dan jadwal penawaran umum perdana (IPO) perusahaan AI masih menjadi perhatian investor.
Data inflasi tersebut juga meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan probabilitas 31,6 persen untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed 28 Oktober, naik dari 22,1 persen sehari sebelumnya.
Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury 10 tahun turun 4,4 basis poin menjadi 5,144 persen.