AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Bursa Saham Asia Melemah Jelang Pertemuan The Fed

MARKET NEWS
Tia Komalasari/IDXChannel
Rabu, 17 Maret 2021 10:28 WIB
Sebagian besar bursa saham Asia melemah dipengaruhi aksi jual di saham AS karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed).
Sebagian besar bursa saham Asia melemah dipengaruhi aksi jual di saham AS karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebagian besar bursa saham Asia dibuka menurun pada perdagangan Rabu (17/3/2021). Hal itu dipengaruhi aksi jual di saham AS karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed).

Para investor masih menunggu apakah Bank Sentral AS tersebut akan mempertahankan suku bunga mendekati nol di tengah pemulihan pasca pandemi ekonomi.

Seperti dilaporkan Reteurs, bursa saham asia yang tertekan tersebut diantaranya Indeks S & P / ASX 200 Australia kehilangan 0,34%, Nikkei 225 berjangka Jepang turun 0,20%. Sementara IHSG tertekan 0,09% berada di level 6.303

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong naik 0,34%, E-mini berjangka untuk S&P 500 naik 0,13%, S&P 500 dan Dow Jones mundur di akhir sesi pada hari Selasa karena imbal hasil obligasi Treasury AS yang jatuh tempo lebih lama naik. Optimisme investor yang melemah ini dipicu oleh bantuan ekonomi dan dorongan vaksinasi.

Dow Jones Industrial Average turun 0,39% menjadi berakhir pada 32.825,95 poin, sedangkan S&P 500 turun 0,16% menjadi 3.962,71. Komposit Nasdaq naik tipis 0,09% menjadi 13.471,57.

Volatilitas baru-baru ini di pasar uang telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan dipaksa melakukan penyesuaian teknis pada pengungkit yang mengendalikan suku bunga acuannya, tetapi sedikit yang mengharapkan bank sentral untuk bertindak atas masalah tersebut pada pertemuan minggu ini. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD