Secara spesifik, BUVA berencana mengakuisisi lahan di sekitar area hotel existing untuk mendukung ekspansi fisik hotel, sehingga memperkuat posisi bisnis di lokasi tersebut.
Sebagai informasi, BUVA resmi melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tahap I dengan total penawaran sebanyak 4,03 miliar saham baru, setara 16,36 persen dari modal ditempatkan setelah aksi korporasi. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp150 per saham, sehingga BUVA berpotensi meraih dana Rp603,98 miliar.
Setiap pemegang 225 saham lama berhak memperoleh 44 HMETD, di mana 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 saham baru. Pencatatan dan perdagangan HMETD berlangsung 7-13 November 2025.
Pemegang saham pengendali, PT Nusantara Utama Investama (NUI), yang memiliki 67,02 persen saham BUVA sebelum aksi ini, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang diterimanya.