IDXChannel - Sektor properti dan real estat dinilai masih menyimpan peluang di tengah pemulihan daya beli yang belum sepenuhnya merata.
Meski presales (prapenjualan) tahun buku 2025 bergerak melemah, strategi selektif dipandang tetap relevan, terutama dengan mencermati pergeseran permintaan ke segmen atas.
Riset RHB Sekuritas yang dirilis 20 Februari 2026 menegaskan sikap overweight pada sektor ini.
Analis menilai normalisasi penjualan sudah terantisipasi sejak awal, seiring pemulihan daya beli segmen menengah yang berjalan lebih lambat dari perkiraan.
Sepanjang 2025, empat emiten besar dalam cakupan riset, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA), membukukan presales gabungan Rp26,3 triliun, turun 1,2 persen secara tahunan. Angka ini dinilai sejalan dengan ekspektasi awal.