Ke depan, manajemen CDIA disebut Merly masih akan tetap berfokus pada penyelesaian sejumlah proyek yang sedang dikembangkan, pengoperasian beberapa aset baru, peningkatan kontribusi pendapatan dari pihak ketiga dan penempatan modal secara selektif guna memperkuat platform infrastruktur terintegrasi.
Sementara, dari segi laporan keuangan, CDIA juga telah melaporkan hasil kinerjanya di sepanjang enam bulan pertama 2026, dengan torehan pendapatan bersih sebesar USD82,1 juta, meningkat 22,8 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya yang sebesar USD66,9 juta.
"Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kinerja segmen logistik yang mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 80,2 persen (secara tahunan/year-on-year/YoY) menjadi USD27 juta, seiring ekspansi berkelanjutan pada bisnis logistik maritim dan darat.
Sedangkan untuk raihan pendapatan dari segmen energi, juga mencatatkan kinerja positif, setelah mengalami pertumbuhan 5,4 persen (YoY) menjadi USD51,8 juta. Sementara, posisi laba bruto pada saat yang sama juga meningkat 2,8 persen (YoY) menjadi USD19,6 juta.
Dalam hal ini, kinerja segmen energi masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan CDIA, sedangkan segmen logistik menjadi pendorong utama pertumbuhan.