AALI
9350
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
170
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
745
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1190
AKSI
268
ALDO
765
ALKA
288
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
533.24
-0.72%
-3.85
IHSG
7057.29
-0.64%
-45.59
LQ45
1002.03
-0.66%
-6.67
HSI
19496.09
-2.54%
-507.35
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 1,894
USD/IDR 14,872
Emas
855,441 / gram

Catat! Cum Dividen Bank Permata sampai Ramayana Berakhir Hari Ini

MARKET NEWS
Aldo Fernando - Riset
Selasa, 31 Mei 2022 09:42 WIB
Sebanyak tiga emiten memiliki batas jadwal cum date dividen yang jatuh pada hari ini, Selasa (31/5/2022).
Catat! Cum Dividen Bank Permata sampai Ramayana Berakhir Hari Ini. (Foto: MNC Media)
Catat! Cum Dividen Bank Permata sampai Ramayana Berakhir Hari Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Sebanyak tiga emiten memiliki batas jadwal cum date dividen yang jatuh pada hari ini, Selasa (31/5/2022). Emiten-emiten tersebut membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk periode tahun buku 2021.

Cum date adalah tanggal terakhir seorang investor bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan dividen dari kepemilikan saham di suatu perusahaan tertentu.

1. Bank Permata (BNLI)

PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp307,5 miliar atau Rp8,5 per saham dari tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021.

Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di 20 Mei 2022.

Dividen Rp8,5 per saham tersebut berasal dari laba bersih yang diperoleh perusahaan sebesar Rp1,2 triliun pada 2021. Selain itu, laba yang diperoleh juga untuk menambah dana cadangan wajib sebesar Rp200 miliar.

Sementara, sisa laba bersih perseroan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk tambahan dana cadangan dan dividen tunai kepada pemegang saham diusulkan untuk dibukukan sebagai laba ditahan.

Seperti diketahui, PermataBank membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 1,2 triliun, naik 71% year on year (yoy) pada 2021. Nilai itu naik signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 722 miliar

2. Ramayana Lestari Sentosa (RALS)

Emiten pemilik gerai ritel Ramayana RALS  memastikan bakal segera membagikan dividen tunainya kepada pemegang saham untuk tahun buku 2021. Total nilai dividen yang dibagi mencapai Rp188,23 miliar, atau setara dengan Rp30 per saham.

Kepastian pembagian dividen disampaikan RALS melalui Keterbukaan Informasi yang diterbitkan di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/5/2022), di mana keputusan pembagian dividen telah menjadi salah satu butir keputusan yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan, yang digelar, Jumat (20/5/2022) lalu.

Dalam penjelasannya, RALS menyebut bahwa investor yang berhak mendapatkan dividen merupakan pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham RALS hingga 3 Juni 2022 pukul 15:15 WIB.

3. Nusa Raya Cipta (NRCA)

Emiten jasa konstruksi NRCA akan membagikan dividen tunai sebesar Rp36,25 miliar kepada para pemegang saham.

Keputusan itu tercantum dalam mata acara kedua Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) terkait penggunaan laba bersih perusahaan.

"Sebesar Rp36.256.175.160 dibagikan sebagai dividen tunai atau sebesar Rp15,00 per saham, yang akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham pada tanggal 3 Juni 2022 pukul 16.00 WIB," tulis perseroan di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/5/2022).

Hingga akhir 2021, emiten konstruksi ini meraup laba bersih sebesar Rp51,64 miliar. Selain untuk dividen, manajemen NRCA juga akan memakai laba sebesar Rp5 miliar untuk dana cadangan perseroan.

"Sisanya dicatat sebagai saldo laba perseroan yang belum ditentukan penggunaanya," lanjutnya. (ADF)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD