IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan tajam pada awal pekan, Senin (16/3/2026), seiring kekhawatiran pasar terhadap konflik di Timur Tengah, masalah domestik termasuk penantian MSCI, menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai Rabu (18/3) hingga 24 Maret mendatang.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat merosot 3,08 persen ke bawah level psikologis 7.000, tepatnya ke 6.917,32 pada pukul 09.12 WIB, sebelum memangkas penurunan menjadi minus 2,33 persen di 6.970,94 pada pukul 09.28 WIB.
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp3,24 triliun dan volume perdagangan 8,05 miliar saham.
Sebanyak 586 saham turun, 91 naik, dan 281 sisanya stagnan.
Praktis, IHSG telah melemah empat hari berturut-turut, dengan penurunan mingguan 7,79 persen. Sementara, dalam sebulan belakangan, indeks acuan tersebut tergerus 15,02 persen.
Menurut tilikan teknikal, support terdekat untuk IHSG saat ini berada di area level Fibonacci extension 1.618 di sekitar 6.890 dan level psikologis 6.900.