sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dirut BRI: Enggak Usah Lihat Harga Saham Naik Turun

Market news editor Anggie Ariesta
30/04/2026 13:12 WIB
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tertekan seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tertekan seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tertekan seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)

IDXChannel - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) tertekan seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan saham perbankan secara sektoral.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menegaskan, fundamental bisnis BRI masih solid, sehingga investor tak perlu khawatir dengan investasinya di BRI selama tidak berorientasi jangka pendek. Dia menilai, fluktuasi harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan hal yang biasa.

"Anda enggak usah terlalu lihat, karena kita seperti saya juga adalah investor yang jangka menengah dan jangka panjang. Kita enggak usah lihat harga saham naik turun, naik turun itu bikin namanya tekanan darah naik juga begitu kan, stresnya naik," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/4/2026).

Hery menyarankan investor untuk mencermati fundamental perusahaan. Selain itu, dia juga menitikberatkan tingginya imbal hasil dividen (dividend yield) saham BBRI yang sangat tinggi, bahkan menyentuh dua digit.

Menurut Hery, dengan performa laba yang solid, BRI mampu memberikan tingkat pengembalian (return) yang jauh di atas instrumen investasi lainnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement