IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak beragam pada Kamis (30/4/2026) pagi, di tengah tarik-menarik sentimen antara optimisme sektor kecerdasan buatan (AI) dan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga global.
Saham-saham terkait AI menjadi penopang utama pasar, menyusul serangkaian laporan keuangan yang umumnya solid dari raksasa teknologi Amerika Serikat.
Kinerja kuat ini mendorong harapan bahwa belanja dan prospek AI masih mampu menopang pasar, bahkan ketika tekanan makroekonomi meningkat.
Mengutip Reuters, kontrak berjangka (futures) Nasdaq Futures naik sekitar 1 persen setelah induk Google, Alphabet Inc., melaporkan laba di atas ekspektasi. Sahamnya melonjak sekitar 7 persen dalam perdagangan setelah penutupan.
Hasil positif juga datang dari Microsoft dan Amazon, memperkuat optimisme terhadap kinerja sektor teknologi secara keseluruhan.