IDXChannel – PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) memasang target kinerja yang lebih tinggi pada 2026. Perseroan membidik pendapatan sebesar Rp1,01 triliun, atau tumbuh 35 persen dibandingkan realisasi pendapatan sepanjang 2025 yang mencapai Rp750 miliar.
Jika target tersebut tercapai, maka 2026 akan menjadi tahun pertama bagi KETR mencatatkan pendapatan di atas Rp1 triliun.
Berdasarkan materi Public Expose 2026 yang dipublikasikan perseroan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh seluruh lini bisnis, yakni segmen developer, managed service, dan contractor. Namun, segmen developer diproyeksikan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan.
Manajemen menargetkan pendapatan dari segmen developer mencapai Rp745 miliar pada 2026, meningkat 37,7 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp541 miliar. Sebelumnya, segmen ini telah mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 85,9 persen dari Rp291 miliar pada 2024 menjadi Rp541 miliar pada 2025.
Sementara itu, pendapatan dari segmen managed service diproyeksikan mencapai Rp211 miliar, naik 12,8 persen dibandingkan capaian 2025 sebesar Rp187 miliar.
Adapun segmen contractor diperkirakan mengalami pemulihan kinerja. Perseroan menargetkan pendapatan dari lini usaha tersebut sebesar Rp54 miliar pada 2026, melonjak 145,5 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp22 miliar. Sebelumnya, pendapatan segmen contractor tercatat turun 74,1 persen dari Rp85 miliar pada 2024 menjadi Rp22 miliar pada 2025.