Setelah seluruh permintaan OJK dipenuhi dan terdapat perkembangan lebih lanjut, perseroan akan mengumumkan pembaruan jadwal pelaksanaan PMHMETD melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), situs resmi perseroan, serta media resmi lainnya agar seluruh pemegang saham dan investor memperoleh informasi secara bersamaan.
Perseroan menegaskan tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan PMHMETD sesuai ketentuan yang berlaku. Penguatan struktur permodalan melalui rights issue tersebut diharapkan dapat mendukung rencana pengembangan usaha perseroan ke depan.
"Perseroan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, investor, regulator, kreditur, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan, kesabaran, serta dukungan yang terus diberikan selama proses ini berlangsung. Perseroan berharap seluruh tahapan PMHMETD dapat segera diselesaikan sehingga aksi korporasi tersebut dapat terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku dan mendukung rencana pertumbuhan usaha Perseroan ke depan," katanya.
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) sebelumnya melaporkan rugi bersih sebesar Rp36,01 miliar pada semester I-2026, berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan laba bersih Rp900 juta.
Kondisi ini terjadi di tengah pendapatan perseroan yang melonjak 205,91 persen secara tahunan menjadi Rp88,96 miliar dari sebelumnya Rp29,08 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas operasional serta implementasi strategi pengembangan usaha yang mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.