IDXChannel - Emiten pelopor platform voucher digital, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) atau Ultra Voucher, bersiap melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau rights issue.
Mengacu pada keterbukaan informasi BEI, Jumat (18/9/2026), perseroan berencana menerbitkan sebanyak 200 juta saham baru atau setara maksimal 10 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Direktur Ultra Voucher (UVCR) Riky memaparkan, langkah korporasi ini dirancang demi memperkokoh ketahanan finansial, sekaligus mengamankan kecukupan likuiditas operasional dan ekspansi usaha di masa mendatang.
“Rencana penguatan permodalan ini menjadi salah satu langkah perseroan untuk memperkuat fondasi pendanaan guna mendukung pengembangan bisnis Ultra Voucher ke depannya,” ujar Riky dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).
Realisasi aksi korporasi tersebut dijadwalkan bergulir dalam rentang waktu tiga hingga enam bulan terhitung sejak perseroan mengantongi persetujuan pemegang saham. Apabila tidak ada kendala agenda, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta mandat aksi emisi ini bakal dihelat pada 27 Oktober 2026.