sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

CDIA Serap Dana IPO Rp1,21 Triliun, 51 Persen dari Target

Market news editor Rahmat Fiansyah
13/01/2026 17:40 WIB
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyerap dana penawaran umum sekitar separuh dari rencana yang telah ditetapkan dalam prospektus.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyerap dana penawaran umum sekitar separuh dari rencana yang telah ditetapkan dalam prospektus. (Foto: Dok. CDIA)
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyerap dana penawaran umum sekitar separuh dari rencana yang telah ditetapkan dalam prospektus. (Foto: Dok. CDIA)

IDXChannel - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyerap dana penawaran umum sekitar separuh dari rencana yang telah ditetapkan dalam prospektus Initial Public Offering (IPO).

Hingga 31 Desember 2025, emiten infrastruktur bagian dari Chandra Asri Group itu telah menghabiskan dana IPO sebesar Rp1,21 triliun. Rinciannya, sebesar Rp634,4 miliar untuk setoran modal kepada PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MIM).

"Dua, penyetoran modal kepada CSP (PT Chandra Samudera Port) sebesar Rp571,8 miliar," kata Direktur CDIA, Jonathan Kandinata melalui keterbukaan informasi, Selasa (13/1/2026).

CDIA menggelar IPO pada Juli 2025 atau sekitar enam bulan yang lalu. Saat itu, anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) itu meraup total dana IPO sebesar Rp2,37 triliun. Setelah dikurangi biaya IPO Rp19,4 miliar, perseroan meraih dana penawaran umum bersih Rp2,35 triliun.

Dalam prospektus IPO, CDIA bakal menyalurkan dana tersebut untuk CSI dan MIM sebesar Rp871,8 miliar. Untuk CSI, dana itu akan disalurkan kembali sebagian untuk Chandra Maritime International Pte Ltd (CMI). Seluruh dana digunakan untuk membeli kapal sekaligus biaya operasional.

Kemudian, sisa dana IPO Rp1,48 triliun akan disalurkan sebagai setoran modal kepada CSP yang akan dibagikan kepada PT Chandra Cilegon Port (CCP). Nantinya, CCP menggunakan dana tersebut untuk keperluan pembuatan tangki penyimpanan, pipa saluran ethylene, dan fasilitas penujang lainnya.

Dengan total serapan tersebut, maka sisa dana IPO CDIA sekitar Rp1,15 triliun. Dana itu disimpan di Bank DBS Indonesia dalam bentuk rekening giro dengan suku bunga 4,75 persen per tahun.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement