AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) Bagi Dividen Rp1,77 T, Catat Jadwalnya

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 25 Mei 2022 15:40 WIB
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp1,77 T atau Rp108 per saham.
Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) Bagi Dividen Rp1,77 T, Catat Jadwalnya (Dok.MNC)
Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) Bagi Dividen Rp1,77 T, Catat Jadwalnya (Dok.MNC)

IDXChannel - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,77 triliun atau Rp108 per saham. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CPIN pada Senin 23 Mei 2022.

Nominal pembagian dividen merupakan 48,91% dari penggunaan laba bersih CPIN yang diraih pada tahun 2021 sebesar Rp3,62 triliun.

Direksi CPIN menuturkan pembagian dividen disalurkan kepada para pemegang saham CPIN yang tercatat hingga 6 Juni 2022. Sedangkan pembayaran dividen tunai disalurkan pada 14 Juni 2022.

"Pembagian dividen tunai sebesar Rp108 setiap saham atau 48,91% dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2021 yang dibayarkan atas 16,39 miliar saham atau seluruhnya Rp1,77 triliun," kata direksi perseroan di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Rabu (25/5/2022).

Selain dividen, perseroan akan menggunakan sisa laba bersih sebagai laba ditahan.

Seperti diketahui, emiten poultry yang bergerak dalam bidang pakan ternak dan budidaya ayam pedaging ini membukukan pendapatan bersih tahun 2021 sebesar Rp51,69 triliun. Raihan tersebut tumbuh 21,58% dari tahun 2020 sebesar Rp42,51 triliun.

Penjualan segmen ayam pedaging berkontribusi paling besar terhadap pendapatan CPIN sebanyak Rp26,90 triliun. Selanjutnya, penjualan ayam pedaging Rp14,25 triliun, dan ayam olahan Rp6,93 triliun. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD