Jenis komoditas yang diperdagangkan DAAZ adalah batu bara, bijih nickel, dan bahan bakar minyak. Komoditas batu bara yang diperoleh perseroan dipasok untuk pembangkit listrik. Sementara komoditas nikel dijual ke smelter di Sulawesi.
Adapun komoditas BBM yang diperdagangkan DAAZ adalah high speed diesel yang dijual ke konsumen kalangan industri seperti pelaku usaha sektor pertambangan, smelter, dan transportasi.
Lalu siapa pemilik saham DAAZ saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Daaz Bara Lestari Tbk.
Daaz Bara Lestari Milik Siapa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia pada Januari 2026, hingga akhir tahun lalu pengendali saham DAAZ adalah Erwin Sutanto dengan kepemilikan sebanyak 254 juta saham.
Kepemilikan itu setara dengan 12,75 persen dari total saham terdaftar. Berikut ini adalah daftar pemegang saham mayoritas di PT Daaz Bara Lestari Tbk per akhir 2025:
Erwin Sutanto 254 juta saham/12,75 persen
PT Daaz Nusantara Abadi 848 juta saham/42,49 persen
Irawan Sastrotanojo 254 juta saham/12,75 persen
Zainil Abidinsyah 339 juta saham/17 persen
Masyarakat 300 juta saham/15,01 persen
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham DAAZ, atau pemilik perusahaan, adalah Erwin Sutanto. Dia adalah komisaris utama yang kini aktif menjabat di perseroan.
Itulah informasi singkat tentang Daaz Bara Lestari milik siapa.
(Nadya Kurnia)