Meskipun memiliki mandat untuk bisa berinvestasi di luar negeri, Danantara menegaskan keberpihakannya pada ekonomi Indonesia karena melihat adanya nilai yang sangat menarik pada bisnis-bisnis di dalam negeri saat ini.
"Minggu depan pun, Senin, Selasa, Rabu, Kamis kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal. Karena menurut kami there is good value di ekonomi Indonesia berjalan dengan baik. Besok kita jam 9 pagi kan sudah buka pasar. We are active participant in the market," ujarnya.
Hadirnya Danantara sebagai investor institusi yang "haus" akan saham-saham berkualitas diharapkan mampu menjadi penopang IHSG saat pembukaan pasar Senin pagi, sekaligus meredam kekhawatiran pasca-gejolak di pekan sebelumnya.
Dalam enam bulan ke depan, Danantara memilih strategi investasi tidak langsung dengan menunjuk sejumlah Manajer Investasi (MI).
Pandu menjelaskan bahwa cara ini diambil untuk menarik minat pemain pasar lainnya (crowd in) agar ikut aktif bertransaksi, sekaligus menjaga profesionalisme pengelolaan dana.