IDXChannel – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) terus memperluas akses pendanaan dari lembaga keuangan dan investor global untuk mendukung pengembangan bisnisnya di sektor berkelanjutan.
Dalam setahun terakhir, perseroan mengakses pendanaan melalui perbankan internasional, pasar obligasi, hingga investasi ekuitas pada bisnis pengelolaan limbah.
Teranyar, sejumlah dana dan akun kelolaan HPS Investment Partners (HPS), bagian dari BlackRock, berencana menginvestasikan hingga SGD555 juta atau setara Rp7,77 triliun dengan asumsi kurs SGD1 sebesar Rp14.000 pada platform pengelolaan limbah TBS.
Berdasarkan siaran pers TBS, investasi tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui penerbitan saham preferen baru SBTH Asia Holdings Pte Ltd (SBTH) serta instrumen lainnya. Transaksi tersebut masih memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Sebelumnya, pada Juni 2026, TBS juga memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi dari sejumlah bank internasional dengan nilai maksimal SGD385 juta atau sekitar Rp5,32 triliun.