Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan pasar saham domestik akan ditopang solidnya indikator ekonomi dalam negeri serta meredanya sentimen negatif dari ranah global.
"Selama IHSG masih mampu bertahan di level 6.000 atau lebih, maka dari itu peluang terjadinya technical rebound terbuka lebar. Untuk perdagangan IHSG pada pekan nanti memang dalam kategori cautiously optimistic," ujar Nafan kepada IDX Channel, Minggu (11/10/2026).
Dari dalam negeri, kondisi makroekonomi Indonesia menunjukkan fondasi yang tetap terjaga. Nilai tukar rupiah cenderung stabil di bawah Rp17.900 per USD, sementara penjualan eceran Agustus 2026 mencatatkan pertumbuhan 1,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 1,1 persen.
(NIA DEVIYANA)