Pada tahap awal, pencairan pinjaman sebesar Rp2 triliun akan digunakan untuk membiayai akuisisi saham INET. Sebagian atau seluruh pokok pinjaman tersebut nantinya dapat dikonversi menjadi ekuitas melalui mekanisme rights issue.
DOOH berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya sekitar 154,8 miliar saham baru yang disertai Waran Seri II. Namun, harga pelaksanaan dan rasio rights issue maupun waran tersebut belum diumumkan.
Berdasarkan rencana yang telah disampaikan perseroan, aksi tersebut berpotensi menyebabkan dilusi hingga 95,24 persen bagi pemegang saham yang tidak mengambil haknya.
Selain itu, DOOH berencana mengalihkan sisa dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp120 miliar menjadi setoran modal kepada Cakrawala Nexus Investama untuk mendukung pendanaan akuisisi INET.
Valuasi Akuisisi INET
Stockbit menilai, valuasi akuisisi saham INET sebesar Rp300 per saham tergolong tinggi jika hanya mengacu pada kinerja keuangan INET sepanjang semester I-2026.