Manajemen menyampaikan, apabila proses akuisisi berhasil diselesaikan, Dragonmine berencana mensinergikan kegiatan usahanya dengan BLUE dengan menjadikan perseroan sebagai anak perusahaan dalam kelompok usaha Dragonmine.
Adapun aksi korporasi tersebut masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan sebagaimana diatur dalam perjanjian jual beli bersyarat, sebelum efektifnya perubahan pengendali di tubuh BLUE.
Hingga Kamis (19/2/2026), saham BLUE terkoreksi tipis 0,74 persen ke harga Rp6.700 setelah sehari sebelumnya melonjak 5,06 persen. Dalam sebulan, saham BLUE mencatatkan penguatan 32,02 persen, dan tumbuh 109,38 persen dalam tiga bulan.
(DESI ANGRIANI)