Selain menjadi pusat pengembangan smart system dan teknologi terintegrasi, laboratorium tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas Universitas Udayana dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, meningkatkan keamanan data center, serta memperkuat kegiatan riset dan pengembangan teknologi.
Saat ini, pekerjaan pembangunan difokuskan pada penyelesaian struktur rangka atap, pekerjaan arsitektur, serta instalasi sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP). WSBP juga menargetkan penyelesaian ruang server pada Agustus 2026 sebagai salah satu tahapan penting menuju kesiapan operasional laboratorium.
“Melalui proyek ini, WSBP tidak hanya membangun sebuah gedung, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu mendukung pengembangan riset, inovasi, dan transformasi digital pendidikan di Indonesia,” kata Fandy.
Dalam pelaksanaan proyek tersebut, WSBP menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai landasan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan. Perseroan meyakini penerapan tata kelola yang konsisten menjadi faktor penting dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Rahmat Fiansyah/ADV)