Selama kuartal II-2026, sebanyak tujuh rig Diamond Drill (DD) menyelesaikan 35 lubang bor dengan total kedalaman 7.509,8 meter, sementara enam lubang lainnya masih dalam proses pengeboran dengan total kedalaman 1.469,1 meter.
Selain pengeboran, Perseroan juga melakukan survei geofisika Induced Polarisation (IP) di wilayah Timur Salakan dan Lompongan yang mencakup 10 lintasan dengan total panjang 14 kilometer.
Adapun survei ground magnetic dilakukan di Candrian, Lompongan, Gua Macan, dan Salakan melalui 59 lintasan dengan total panjang 68,8 kilometer.
Sementara itu, kegiatan eksplorasi di Tambang Tembaga Wetar menghabiskan dana sekitar Rp330 juta. Seluruh pekerjaan dilakukan oleh MTS dengan fokus pada persiapan survei geofisika Induced Polarisation (IP).
Hingga akhir kuartal II-2026, perseroan telah menyelesaikan persiapan lintasan survei sepanjang 8,9 kilometer dari total target 72 kilometer.