sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ELPI Segera Jalankan Rights Issue Rp739,35 Miliar untuk Pengadaan Kapal

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
30/06/2026 08:08 WIB
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) akan segera melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I).
ELPI Segera Jalankan Rights Issue Rp739,35 Miliar untuk Pengadaan Kapal. (Foto Istimewa)
ELPI Segera Jalankan Rights Issue Rp739,35 Miliar untuk Pengadaan Kapal. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) akan segera melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue.

Hal itu setelah ELPI memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas PMHMETD I pada 26 Juni 2026.

Dalam PMHMETD I ini, ELPI akan menerbitkan sebanyak 2.112.420.000 saham baru, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp350 per saham. Sehingga, perseroan berpotensi memperoleh dana sebesar Rp739,35 miliar.

Direktur Utama ELPI Eka Taniputra menyampaikan, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung belanja modal, investasi, serta kebutuhan modal kerja.

"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk memperkuat daya saing, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendukung pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan jasa pelayaran nasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Sebesar Rp277,20 miliar dari dana hasil PMHMETD I akan dialokasikan untuk belanja modal. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp205,20 miliar akan digunakan untuk pengadaan dan pembangunan tiga unit kapal fast crewboat dan satu unit kapal multipurpose tug.

"Penambahan armada tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional perseroan dalam memenuhi permintaan pelanggan sekaligus memperkuat posisi perseroan pada segmen jasa pelayaran," ujar dia.

Selanjutnya, kata Eka, sebesar Rp72 miliar akan dialokasikan untuk pembelian dan pembangunan enam unit kapal dalam rangka pemenuhan kontrak dengan PT Layar Nusantara Gas (PT LNG).

PT LNG merupakan perusahaan yang membangun dan mengoperasikan fasilitas Genting Floating Liquefied Natural Gas dan merupakan bagian dari Genting Group. 

Total nilai estimasi kontrak ini mencapai sekitar Rp2,39 triliun sepanjang masa operasional, dengan jangka waktu charter hingga 18 tahun.

"Adalah kebanggaan sendiri bagi ELPI mengingat proyek Genting Floating Liquified Natural Gas (FLNG) berpotensi menjadi FLNG ke-9 yang beroperasi di dunia dan FLNG pertama di Indonesia dan mohon doanya seluruh kapal dapat kami realisasikan pada semester II-2027," katanya.

Direktur Keuangan ELPI Efilya Kusumadewi menyampaikan, selain untuk belanja modal, sebesar Rp190 miliar akan digunakan sebagai penyertaan modal pada perusahaan patungan yang bergerak di bidang pelayaran logistik sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha perseroan.

Selanjutnya, sebesar Rp118,30 miliar akan digunakan sebagai penyertaan saham dalam bentuk peningkatan modal pada PT ELPI Trans Cargo (ETC) guna penguatan struktur modal ETC dan mendukung kegiatan operasional kapal Multi Purpose Support Vessel (MPSV) Bourbon Evolution 805 yang dimenangkan oleh ETC melalui lelang yang diselenggarakan oleh Shipbid (Singapore) Shipping Exchange Pte. Ltd.

Sisa dana hasil PMHMETD I akan digunakan oleh perseroan bersama PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, termasuk mendukung operasional 101 kapal yang terdiri atas 83 kapal milik perseroan dan 18 kapal milik PT ELPIO. Penggunaan dana tersebut mencakup biaya perbaikan dan pemeliharaan armada, pengadaan bahan bakar, pembayaran premi asuransi, sertifikasi kapal, hingga kebutuhan inventaris kapal (consumable).

“Posisi kapal saat ini berada di Abidjan Pantai Gading dan tengah dalam proses mobilisasi menuju Indonesia. Setibanya di Indonesia, kapal ini ditargetkan dapat segera dioperasikan untuk mendukung berbagai proyek offshore serta memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan kinerja dan pendapatan perseroan,” kata dia.

Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo menambahkan, perseroan akan melaksanakan seluruh tahapan PMHMETD I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. Recording Date Daftar Pemegang Saham yang berhak memperoleh HMETD akan dilaksanakan pada 8 Juli 2026, sedangkan periode perdagangan HMETD akan berlangsung mulai 10 Juli 2026 hingga 16 Juli 2026.

”Hal ini merupakan bukti bahwa strategi pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan struktur permodalan, peningkatan kapasitas operasional, serta pengembangan lini bisnis yang berkelanjutan, serta diversifikasi usaha dari offshore support vessel berkembang ke tug & barge, transshipment termasuk kepemilikan berbagai jenis vessel. Kami meyakini pelaksanaan PMHMETD I akan semakin memperkuat fundamental perseroan sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Wawan.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement