Lalu Direktur TOWR Eko Santoso Hadiprodjo menjual 39,673 juta saham pada harga Rp437 per saham, dengan nilai transaksi menembus Rp17,34 miliar. Pascapenjualan, porsi kepemilikan Eko menyusut menjadi sekitar 3,99 juta saham atau setara 0,007 persen hak suara, berbanding dari kepemilikan sebelumnya yang mencapai 43,67 juta lembar saham atau 0,074 persen.
Pada saat bersamaan, Direktur TOWR Indra Gunawan turut melepas 39,673 juta saham di nominal harga yang persis sama dengan perolehan dana senilai Rp17,34 miliar, sehingga porsi kepemilikannya tergerus dari 40,84 juta saham (0,0691 persen hak suara) menjadi sekitar 1,17 juta saham (0,0019 persen hak suara).
Pengurangan porsi kepemilikan saham secara drastis juga dilakukan Direktur TOWR Anita Anwar dengan mendivestasi sebanyak 32,164 juta saham senilai sekitar Rp14,05 miliar.
Aksi ini membuat kepemilikan Anita di perseroan hampir habis dan hanya menyisakan 2.600 saham atau mendekati 0 persen, dari sebelumnya sebanyak 32,166 juta saham dengan hak suara 0,054 persen.
Di jajaran dewan pengawas, Komisaris TOWR Ario Wibisono merealisasikan penjualan sebanyak 7,861 juta saham pada harga Rp437 per saham dengan raihan dana segar sekitar Rp3,43 miliar.