IDXChannel - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menggelar Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I alias rights issue tahap I. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan membidik dana jumbo hingga Rp3,72 triliun.
Dalam prospektus yang diterbitkan Rabu (14/1/2025), Folago akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,39 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara 66,67 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Rasio rights ditetapkan 1:2 yang artinya pemegang satu saham lama akan mendapatkan dua HMETD. Setiap HMETD bisa ditebus dengan harga pelaksanaan Rp300, sehingga perseroan berpotensi meraup dana hingga Rp3,72 triliun.
Sejalan dengan penerbitan rights, IRSX juga akan menawarkan Waran Seri II yang menyertai saham baru. Waran yang akan diterbitkan mencapai 1,24 miliar waran atau 6,67 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Setiap pemegang HMTED yang melaksanakan 10 saham baru berhak mendapatkan 1 waran.
"Waran Seri II diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang melaksanakan haknya dalam PHMHMETD I," kata manajemen IRSX.
Waran tersebut dapat ditebus menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp350. Penebusan dapat dilakukan mulai 25 Agustus 2026 hingga 24 Agustus 2028. Dari waran ini, perseroan berpotensi memperoleh dana tambahan sebesar Rp433,6 miliar dengan asumsi seluruh waran ditebus.
Perseroan juga menetapkan batas akhir perdagangan HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Maret 2026. Sementara itu, tanggal pencatatan akan dilakukan pada 11 Maret 2026.
PT Matra Tri Abadi (MTA) selaku pemegang saham pengendali IRSX menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya. Saat ini, MTA menguasai 3,4 miliar saham IRSX atau setara 54,88 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Harga saham IRSX ditutup naik 7,4 persen ke level Rp580 pada sesi perdagangan Rabu (14/1/2026). Dalam setahun terakhir, saham emiten hiburan tersebut naik hampir 1.300 persen dan kini nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp3,59 triliun.
(Rahmat Fiansyah)