Sehingga ketika free float suatu saham telah berada di atas ambang batas tertentu, misalnya di atas 15 persen, maka saham tersebut bakal dinilai lebih layak untuk dijadikan sebagai sasaran investasi mereka.
"Dengan demikian, dalam kondisi saat ini, peluang masuknya dana besar atau big money ke saham TPIA menjadi lebih terbuka," ujar Nafan.
Tak hanya itu, Nafan juga menyatakan bahwa besarnya porsi free float merupakan salah satu dari variabel penting dalam perhitungan bobot indeks global, seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan juga Financial Times Stock Exchange (FTSE).
Dengan begitu, maka peningkatan porsi saham publik berpotensi meningkatkan bobot TPIA dalam indeks-indeks tersebut.
"Jika itu terjadi, maka dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan MSCI maupun FTSE sebagai acuan investasi," ujar Nafan.