AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Fundamental Pasar Kuat, Adaro Energy Catat Kinerja Positif Semester I-2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 31 Agustus 2021 12:12 WIB
Emiten pertambangan, PT Adaro Energy Tbk melaporkan kenaikan profitabilitas ditopang dengan kondisi pasar batu bara yang cemerlang.
Fundamental Pasar Kuat, Adaro Energy Catat Kinerja Positif Semester I-2021
Fundamental Pasar Kuat, Adaro Energy Catat Kinerja Positif Semester I-2021

IDXChannels – Emiten pertambangan, PT Adaro Energy Tbk melaporkan kenaikan profitabilitas ditopang dengan kondisi pasar batu bara yang cemerlang capai EBITDA operasional terbesar hingga USD635 juta atau naik sebesar 36% secara tahunan.

Emiten berkode saham ADRO ini dalam keterangannya mempertahankan marjin Penghasilan Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi atau EBITDA operasinal yang solid sebesar 41%. Itu dilakukan dengan terus menjaga kualitas untuk memastikan pencapaian target dan kinerja yang baik.

Dikutip dari keterangan resminya, Presiden Direktur dan CEO ADRO, Garibaldi Thohir menyampaikan, negara penyuplai utama batu bara tidak mampu memenuhi permintaan yang tinggi akibat pandemi Covid-19.

“Harga batu bara mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan dengan demikian memungkinkan AE membukukan profitabilitas yang baik pada periode ini,” ungkap Garibaldi dalam pernyataan resmi perseroan, Selasa (31/8/2021).

Selain itu, pihaknya juga menambahkan, perseroan menghasilakn EBITDA operasional yang memuaskan sebesar USD635 juta dengan laba inti sebesar USD330 juta pada semester I-2021. Dimana masing-masingnya mengalami kenaikan sebesar 36% dan 45% secara YOY.

Sehingga total aset yang dimiliki sekarang mencapai USD6.739 juta dengan kenaikan 1% dari periode yang sama pada tahun lalu.

Namun demikian, perseroan mengakui penurunan nilai salah satu perusahaan patungan pertambangan batu bara di Kalimantan Timur karena pengembangan aset ini memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. (FIRDA/NDA).

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD