AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

Gagal All Time High, Ternyata Ini Biang Kerok IHSG Cenderung Melemah

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 02 November 2021 14:34 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut gagal mencapai level All Time High (ATH) di awal bulan November ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut gagal mencapai level All Time High (ATH) di awal bulan November ini. (foto: MNC Media)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut gagal mencapai level All Time High (ATH) di awal bulan November ini. (foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut gagal mencapai level All Time High (ATH) di awal bulan November ini.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, hal itu karena investor jenuh untuk membeli dan terlihat dari nilai transaksi yang menurun.

“Jenuh beli. Karena di level ATH malah banyak yang profit taking, hal tersebut terlihat dari nilai transaksi yang menurun di akhir Oktober,” ujar William saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (2/11/2021).

Menurut William, estimasi IHSG untuk menembus ATH masih dibawah 7.000 tapi bisa mendekati.

"Estimasi secara teknikal IHSG akan menembus ATH di akhir tahun ini, namun masih di bawah 7000. Sekitar 6700 - 6800," katanya.

Untuk kedepannya, William memprediksi bahwa IHSG cenderung bearish dan berjalan positif terlepas dari sentimen luar negeri.

"Bulan November juga umumnya IHSG bearish, sejauh ini siklus berjalan normal dan terlepas dari sentimen tapering," kata dia.

Sebelumnya IHSG hari ini diprediksi melemah karena investor akan cenderung konservatif jelang keputusan suku bunga The Fed dan rilis data GDP kuartal III Indonesia jelang akhir pekan. Pergerakan IHSG juga masih akan ditopang rilis kinerja emiten. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD