Pada kuartal I-2026, BOLT membukukan laba bersih 37,13 miliar, tumbuh 36,26 persen dibandingan periode sama tahun lalu yakni Rp27,25 miliar.
Seiring dengan capaian tersebut, pendapatan yang berhasil diraup BOLT pada kuartal I-2026 yakni Rp422,68 miliar atau naik 14,58 persen dari Rp368,90 miliar pada periode sama tahun 2024.
"Didorong peningkatan market share di industri kendaraan roda empat (penumpang dan komersial) dan ekspor. Pertumbuhan laba bersih terutama disebabkan oleh harga material yang cukup stabil dan efisiensi biaya operasional di internal perseroan," kata dia.
Sebagai informasi, saham BOLT ditutup naik 0,53 persen ke level Rp940 per saham pada perdagangan hari ini.
Sebelumnya, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membatalkan rencana pembagian dividen interim tunai tahun buku 2025 dengan nilai Rp58,59 miliar. Hal ini dikarenakan perseroan belum memenuhi ketentuan No. Kep-00077/BEI/09-2021 mengenai ketentuan pelaksanaan pembagian dividen interim.
(Rahmat Fiansyah)