Krisnan menambahkan, pelaksanaan stock split tidak akan mengubah hak suara maupun nilai ekonomi kepemilikan saham, melainkan hanya menyesuaikan jumlah lembar saham secara proporsional.
"Ini diharapkan dapat mendorong peningkatan volume perdagangan saham DSSA, menciptakan volume perdagangan harian yang lebih dinamis di pasar dan persepsi pasar yang lebih positif terhadap kinerja operasional serta nilai ekonomi DSSA," tutur dia.
Berikut jadwal stock split DSSA:
- Perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi: 6 April 202
- Perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi: 7 April 2026
(DESI ANGRIANI)