"Proses transisi pengelolaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kesinambungan tanggung jawab operasional serta pemenuhan persyaratan keselamatan, keamanan, pelayanan, dan sertifikasi," ujar Lukman.
Sebagai bagian dari proses transisi, SDHI juga mengajukan Bandara Dhoho untuk berstatus sebagai bandara internasional. Pengajuan tersebut saat ini masih diproses dan harus memenuhi sejumlah syarat mulai dari Aerodrome Manual, Airport Security Programme, serta standar pelayanan jasa kebandarudaraan.
Kesiapan SDHI selaku pengelola Bandara Dhoho juga ditunjukkan dengan langkah PT Gudang Garam Tbk. Sebagai perusahaan induk, perseroan memberikan dukungan finansial kepada SDHI.
Terbaru, pada 14 Agustus 2026, perseroan menyuntik SDHI sebesar Rp200 miliar. Dengan setoran modal tersebut, modal ditempatkan dan disetor SDHI meningkat menjadi Rp14,5 triliun.
(Rahmat Fiansyah)