sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Hadapi Aturan Ekspor Satu Pintu, MGRO Sesuaikan Operasional 

Market news editor Desi Angriani
28/05/2026 11:24 WIB
Mahkota Group menilai kebijakan tersebut akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas sektor ekspor nasional.
Hadapi Aturan Ekspor Satu Pintu, MGRO Sesuaikan Operasional (Foto: dok Freepik)
Hadapi Aturan Ekspor Satu Pintu, MGRO Sesuaikan Operasional (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Mahkota Group Tbk (MGRO) menilai rencana penerapan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas sektor ekspor nasional.

Kebijakan tersebut dapat menciptakan tata kelola ekspor yang lebih tertib dan terintegrasi, sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

“Penerapan regulasi yang jelas dan terukur diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi perseroan serta mendorong praktik bisnis yang lebih baik sesuai prinsip good corporate governance,” ujar manajemen dalam menjawab pertanyaan Bursa, Kamis (28/5/2026).

Menurut manajemen, implementasi aturan tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan. Pasalnya, kegiatan usaha MGRO berfokus pada pengolahan dan hilirisasi crude palm oil (CPO) menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah.

Perseroan akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan internal guna memastikan seluruh aktivitas operasional tetap berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Perseroan memandang adanya peluang peningkatan margin usaha secara bertahap sehingga profitabilitas perseroan dapat terjaga secara berkelanjutan," tutur manajemen.

Terkait hubungan dengan pelanggan, perseroan memastikan tetap berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban kontraktual, mulai dari ketepatan volume, kualitas produk, hingga jadwal pengiriman sesuai kesepakatan.

Perseroan juga menyiapkan langkah penyesuaian administratif maupun operasional guna memastikan kegiatan ekspor tetap berjalan efektif dan sesuai regulasi baru. 

"Implementasi PP tata kelola ekspor SDA tidak akan mengganggu kerja sama dengan pelanggan eksisting maupun mempengaruhi komitmen bisnis perseroan secara keseluruhan," kata manajemen.

Ihwal kewajiban pembiayaan, MGRO menegaskan perseroan masih mampu memenuhi seluruh kewajiban pembayaran serta covenant yang dipersyaratkan kreditur sesuai perjanjian pembiayaan yang berlaku.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement