IDXChannel - Harga aluminium bangkit kembali pada Rabu (11/3/2026), seiring perhatian pasar kembali tertuju pada potensi hilangnya pasokan global di tengah konflik di Timur Tengah.
Sebelumnya sempat terjadi aksi jual singkat setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai perang Iran.
Kontrak aluminium yang paling aktif diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange naik 2,31 persen menjadi 25.275 yuan (USD3.680,81) per ton pada pukul 09.13 WIB.
Kontrak tersebut sebelumnya turun 1,41 persen pada Selasa setelah komentar Trump yang menyiratkan perang Iran segera berakhir sempat meredakan kekhawatiran pasar terhadap pasokan.
Sementara itu, kontrak aluminium acuan tiga bulan di London Metal Exchange (LME) menguat 0,5 persen ke USD3.423 per ton. Harga sempat menyentuh level tertinggi hampir empat tahun di USD3.544 pada Senin.